PROFILE

Yang menjadi cikal bakal Gereja Kemah Tabernakel (GKT) adalah beberapa orang jemaat di kota Bogor yang dilayani oleh Pdt. Benny Santoso yang membuka rumahnya sebagai tempat kebaktian pada tahun 1978. Dan melalui pinjaman tempat dari salah seorang anak TUHAN di Jakarta, pada tahun 1979, Beliau juga merintis jemaat di kawasan Jakarta Pusat yang dimulai dengan hanya 5 orang anggota jemaat.


Sejak awal berdirinya, GKT yang lebih dikenal dengan nama Tabernacle Family selalu mengedepankan ajaran Firman TUHAN untuk membangun jemaat hingga GKT Jakarta mencapai jumlah ribuan jemaat. Dan setelah Bapak Pendiri GKT menyelesaikan pertandingan iman, Firman TUHAN tetap menjadi magnet yang menarik lebih banyak lagi jiwa-jiwa kepada TUHAN.

Kini, Gereja Kemah Tabernakel dinakhodai oleh Pdt. Handoyo Santoso, D.D. sebagai Ketua Sinode dan Ibu Maria Santoso sebagai Gembala Sidang GKT Pusat (Jakarta) yang “diawaki” para pendeta, evangelist, diaken, guru Sekolah Minggu dan para aktivis lainnya.

Harumnya nama Sekolah Minggu GKT Jakarta menjadi penjaring jiwa-jiwa yang belum mengenal KRISTUS. Fasilitas yang memadai disertai kreativitas dan kesiapan Guru Sekolah Minggu menunjang terselenggaranya ibadah Sekolah Minggu yang menarik bagi anak-anak. Bermula dari niat orangtua menitipkan putra/putrinya untuk dididik di Sekolah Minggu, banyak orangtua murid yang dimenangkan jiwanya bagi Kerajaan Sorga.

Memang “Memberikan yang Terbaik untuk Kemuliaan Nama TUHAN”, telah menjadi tekad dari Pendiri GKT. Dan tekad ini tetap menyala di dada penerus tampuk pimpinan GKT. Terbukti dengan tersedianya fasilitas dan peralatan yang menunjang pelaksanaan ibadah maupun penginjilan.

Semangat “Memberikan yang Terbaik” ini tidak hanya diterapkan dalam Gereja Kemah Tabernakel Pusat, tetapi para Gembala Sidang Gereja Kemah Tabernakel Cabang (Bogor, Salatiga, Surabaya, Gresik) juga untuk menerapkan prinsip yang sama.

Bersama kami menegakkan Panji-Panji KRISTUS! Haleluya!


Copyright © 2016-2019 Tabernacle Family